10 Tahun Tak Pernah Sarapan, Wanita Ini Alami Sakit Perut Parah! Saat Dioperasi, Ditemukan Benda Ini



Beritaislamterbaru.org - Mengawali aktvitas harian dengan sarapan sangatlah dianjurkan.

Sarapan bisa mengisi kembali glukosa dan menyajikan nutrisi penting lainnya untuk meningkatkan energi sepanjang hari.

Melewatkan sarapan bisa membuat orang-orang sensitif, mudah lelah, dan gelisah.

Namun, hal tersebut bukanlah satu-satunya alasan untuk tidak makan di pagi hari.

Pada kasus ini, dilaporkan karena tidak sarapan, ditemukan lebih dari 200 batu di dalam tubuh seorang wanita asal Tiongkok.

Melansir Elite Readers, wanita ini diketahui bernama Chen, berusia 45 tahun.


Ia mulai merasakan sakit perut lebih dari 10 tahun lalu.

Dokter sudah menyarankan operasi, tapi Chen menolak karena ia takut.

Saat sakit tak bisa lagi ditahan, barulah Chen setuju untuk dilakukannya operasi.

Ia kemudian dibawa ke Rumah Sakit Hezhou Guangji.

Ketika dioperasi, ditemukan lebih dari 200 batu dalam perut Chen.

Beberapa ada yang sebesar telur ayam.

Batu-batu tersebut ditemukan dalam kantung empedu dan hati.

Dibutuhkan waktu 6 setengah jam bagi para dokter bedah untuk mengeluarkan semua batu-batu itu.

Batu empedu adalah batu-batu kecil yang terbentuk di kantung empedu.

Batu empedu biasanya terbentuk dari kolesterol dan tidak menimbulkan gejala, maka tidak perlu diobati.

Namun, hal tersebut dapat menyebabkan sakit perut jika batu empedu terjebak dalam saluran di dalam kantung empedu.

Komplikasi lain dapat terjadi dikarenakan batu empedu berisi peradangan pada kantung empedu, yang dapat mengakibatkan demam, nyeri, dan sakit kuning.

Chen tidak memiliki pola makan yang teratur dan terkadang hanya makan makanan sisa.

Dr Quan Xuwei yang mengoperasi Chen berkata batu-batu tersebut terbentuk karena Chen melewatkan sarapannya selama 10 tahun.

Ia menjelaskan jika seseorang melewatkan sarapan, kantong empedu akan berhenti mengerut atau mengembang.

Hal itu bisa berujung pada terjadinya penumpukan yang bisa menjadi batu empedu.

Sementara itu, dokter di UK memiliki pendapat berbeda.

Menurut Dr George Webster, wakil presiden British Society of Gastroenterology, kebiasaan makan tidak ada implikasinya dalam pembentukan batu empedu atau batu liver.

Dr Webster menjelaskan bahwa orang-orang di Tiongkok dan Asia Timur terdapat batu dalam hati dan empedunya kemungkinan karena peningkatan laju infeksi saluran empedu.

Yub biasakan hidup sehat... dan hindari makanan yang berkolesterol tinggi :) smg bermanfaat

(TribunStyle.com, Tiara Shelavie)

[www.beritaislamterbaru.org]
Banner iklan disini

Resep