Datangi Polda Metro untuk Diperiksa, Istri Jenderal Polisi Naik Mobil Berplat Lemhanas


Datangi Polda Metro untuk Diperiksa, Istri Jenderal Polisi Naik Mobil Berplat Lemhanas

Opini Bangsa - Joice Onsay Warouw, terlapor kasus dugaan kekerasan terhadap petugas Avian Security (Avsec) Bandara Sam Ratulangi, Manado, Sulawesi Utara, tiba di Polda Metro Jaya (PMJ), Jumat (7/7), sekira pukul 19.17 WIB.

Turun dari mobil Honda City warna hitam berplat Lemhanas 21-01, Joice didampingi kuasa hukum dan beberapa kerabatnya.

Istri jenderal polisi itu terlihat mengenakan dress biru dengan syal warna senada motif bunga yang dikerudungkan.

Dia juga tampak membawa tas coklat dan mengenakan kacamata hitam seperti saat dirinya terlibat cekcok dengan Avsec bandara.

"Kami datang kemari (PMJ) untuk memenuhi panggilan kepolisian," kata kuasa hukum terlapor, Lisye.

Joice sendiri tidak banyak bicara dan menyerahkan sepenuhnya kepada Lisye. Menurut Lisye, kliennya menyesali perbuatan yang telah dilakukan sebelumnya.

"Kami atas nama klien, sekali lagi menyampaikan permintaan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang kemarin. Dan kami atas nama klien sangat menyesal kejadian tersebut. Terimakasih," tuturnya sambil berjalan ke arah kantor Ditreskrimum PMJ.

Seperti diketahui, perseteruan antara Joice dengan petugas Avsec terjadi di Bandara Sam Ratulangi, Manado, Rabu (5/7) pagi.

Joice diduga merasa diperlakukan tidak enak oleh Avsec hingga berujung pemukulan. Tak hanya itu, Joice juga mengaku sebagai istri jenderal.

Jenderal yang dimaksud adalah Brigjen Johan Angello Sumampouw, selaku Direktur Materi Pendidikan Debiddikpimtknas Lemhanas RI.

Saat ini keduanya, telah saling lapor terkait dua kasus berbeda. Petugas Avsec diketahui melaporkan kasus kekerasan akibat pemukulan yang diduga dilakukan Joice.

Sebaliknya, Joice juga melaporkan dua petugas Avsev ke polisi atas tuduhan telah melakukan tindakan tidak menyenangkan. [opinibangsa.id / rmol]


[beritaislamterbaru.org]

“Jika engkau punya teman – yang selalu membantumu dalam rangka ketaatan kepada Allah- maka peganglah erat-erat dia, jangan pernah kau lepaskannya. Karena mencari teman -‘baik’ itu susah, tetapi melepaskannya sangat mudah sekali” [Imam Syafi'i]
Banner iklan disini