Di Turki, Jokowi Letakkan Karangan Bunga di Atas Pusara Kemal Attaturk Laknatullah


Di Turki, Jokowi Letakkan Karangan Bunga di Atas Pusara Kemal Attaturk Laknatullah

Opini Bangsa - Presiden Joko Widodo meletakkan karangan bunga berwarna merah putih di persemayaman Presiden Pertama Turki Mustafa Kemal Ataturk di Anitkabir atau yang lebih dikenal sebagai Mausoleum Ataturk.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di Kompleks Mausoleum Ataturk di Ankara, Kamis (6/7), pada sekitar pukul 09.00 waktu setempat.

Presiden Jokowi dikawal oleh pasukan terbaik Turki dalam prosesi peletakan bunga di makam Bapak Pendiri Turki tersebut.

Presiden hadir bersama rombongan termasuk para menteri yang berbaris di belakang Presiden dipandu tentara Turki.

Mereka menaiki anak tangga menuju tempat persemayaman Presiden Ataturk.

Presiden kemudian meletakkan karangan bunga merah putih tersebut dibantu dua tentara Turki.

Setelah itu, Presiden dan rombongan yang hadir mengheningkan cipta sejenak kemudian menuju anak tangga untuk berfoto bersama.

Presiden lalu menuju semacam kantor Mausoleum untuk menandatangani buku tamu.

Ibu Negara yang mengenakan kebaya warna ungu mendampingi Presiden saat usai mengisi buku tamu tersebut.

Setelah berkunjung ke Mausoleum Ataturk, Presiden dan rombongan menuju Masjid Kocatepe yang merupakan masjid terbesar dan paling megah di Ankara.

Andai Jokowi tahu proses laknat Allah Swt terhadap Kemal Attaturk di saat kematiannya, mungkin Jokowi tidak akan mau meletakkan bunganya di sana. Bumi tidak pernah mau menerima jasad musuh ulama dan Islam ini sehingga sampai saat ini jasadnya diletakkan saja di Mouseleum, tidak dikubur sebagaimana jasad seorang Muslim. Bumi tidak pernah mau menerima jasadnya. Naudzubillhi min dzalik! [opinibangsa.id / emc]


[beritaislamterbaru.org]

“Jika engkau punya teman – yang selalu membantumu dalam rangka ketaatan kepada Allah- maka peganglah erat-erat dia, jangan pernah kau lepaskannya. Karena mencari teman -‘baik’ itu susah, tetapi melepaskannya sangat mudah sekali” [Imam Syafi'i]
Banner iklan disini

Resep