MC MORAN Akan Tinggalkan Freeport Beralih Jualan Beras

MC MORAN Akan Tinggalkan Freeport Beralih Jualan Beras

Beritaislamterbaru.org - Freeport Indonesia pada tahun lalu hanya menghasilkan KENTUNGAN Rp 44 Triliun... kalah jauhhhh dengan hasil jualan beras yang mencapai RATUSAN TRILIUN.

Di sosial media ramai netizen mengabarkan MC MORAN akan tinggalkan Freeport untuk beralih jualan beras karena tergiur keuntungan RATUSAN TRILIUN.

Alumni-alumni IPB juga ketiban "berkah", ternyata "emas putih" (beras), lebih bernilai lipat ketimbang emas kuning.

DR Mukhamad Najib menguraikan tentang "hikmah" kasus beras Maknyuss:

Selalu ada hikmah dibalik setiap kejadian, begitu orang bijak mengatakan.

Kita harus berterimakasih kepada Polri khususnya & satgas pangan umumnya..juga kepada media-media yang sudah mengekspos kasus beras ini..

Mengapa harus berterimakasih?? Polri menunjukkan betapa bisnis beras ini luar biasa besar untungnya..ratusan triliun bos!..jauh melebihi bisnis tambang ataupun bisnis keuangannya BRI.

Dengan terbongkarnya keuntungan yang luar biasa ini, tentu akan memotivasi alumni-alumni IPB khususnya & pengusaha-pengusaha pada umumnya untuk back to agriculture..bertani & berbisnis bersama petani..pertanian yang sebelumnya sangat dihindari karena terkesan ndeso, kotor, miskin & terbelakang, kini akan menjadi bisnis yang sexy dan diminati..

Kita tidak bisa bayangkan jika gairah masyarakat untuk back to agriculture ini berubah menjadi gerakan yang terstruktur, sistematis dan masif..pasti akan dahsyat hasilnya..kita bukan hanya bisa mensejahterakan petani dan seluruh aktor yang terkait di dalamnya..tapi kita juga bisa benar-benar menegakkan kedaulatan pangan di negeri ini!

Kalau baru dari Maknyus & Ayam Jago saja bisa menciptakan ratusan triliun, berapa laba yang bisa diciptakan beberapa pengusaha beras yang selama ini diisukan mengontrol aliran beras di Indonesia??

Dari beras saja saya kira kita bisa menutup hutang negara yang hanya 3000an triliun itu dengan mudah..

#salam permanent error !

(DR. Mukhamad Najib)


[PI/www.beritaislamterbaru.org]
Banner iklan disini