Dibakar Saat Hendak Shalat, Muncul Lafadz Allah di Kepalanya



Beritaislamterbaru.org - Aksi pembakaran terhadap warga Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, berinisial MA menjadi sorotan publik. Korban dibakar saat hendak shalat. Akibatnya, korban meninggal di lokasi kejadian.

Korban dibakar karena dicurigai hendak mencuri amplifier atau pengeras suara di salah satu masjid di Desa Sukatenang, Kecamatan Sukawangi, Babelan, Bekasi.

Massa yang tersulut emosi langsung menangkap korban dan membakarnya hidup-hidup. Pria berusia sekitar 35 tahun itu meninggal seketika di lokasi kejadian pada Selasa (1/8/2017) sekitar pukul 17.30 WIB.

Setelah ditelusuri lebih lanjut, pria yang bekerja sebagai tukang service AC itu rupanya masuk masjid untuk melaksanakan ibadah shalat, bukan untuk mencuri.

Setelah korban meninggal, warga mengabadikan foto korban melalui kamera ponsel. Entah secara kebetulan atau Allah sedang menunjukkan kekuasannya, di kepala korban terdapat lekukan berbentuk lafadz Allah.

Foto korban dengan lafadz Allah di kepala beredar di media sosial. Foto tersebut mendapat komentar beragam dari netizen. Namun, kebanyakan lebih menyesalkan tindakan brutal warga kepada korban.

Istri korban, Siti Zubaidah (25) begitu shock mendengar kabar suaminya, MA yang dibakar hidup-hidup karena dituduh mencuri amplifier musala. Menurut Zubaidah, seharusnya suaminya tidak diperlakukan seperti hewan.

“Ya kalau pun dia maling, kan nggak pantas diperlakukan seperti itu. Dia diperlakukan kayak binatang aja,” ucap Zubaidah di kediamannya di Cikarang Utara, Bekasi.

Zubaidah meyakini suaminya tidak bersalah. Apalagi suaminya memang tukang reparasi peralatan elektronik. Ia mengakui suaminya memang kerap mencari ampli bekas.

Saat berada di masjid, korban membawa amplifier bekas masuk ke dalam masjid karena takut hilang jika disimpan di jok motor. Rupanya warga mencurigainya jika amplifier tersebut merupakan amplifier masjid.

“Saya sempat lihat di Youtube, ada videonya. Ada yang bilang di video itu kalau ampli musalanya itu masih ada di tempatnya. Tapi suami saya sudah dihakimi. Sekarang videonya sudah hilang,” tandas Zubaidah.

[Pjk/www.beritaislamterbaru.org]
Banner iklan disini

Resep