Ichsanuddin Noorsy: Patung Jenderal Perang Cina di Tuban "Harus Dirobohkan"

Ichsanuddin Noorsy: Patung Jenderal Perang Cina "Harus Dirobohkan"

Ichsanuddin Noorsy: Patung Jenderal Perang Cina "Harus Dirobohkan"


Beritaislamterbaru.org - Patung Jenderal perang Cina, Kwan Sing Tee Koen menjadi polemik yang terus berglir.

Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie, tidak setuju apabila patung jenderal perang Cina, Kwan Sing Tee Koen atau patung Guan Yu di Kelenteng Kwan Sing Bio, Tuban, Jawa Timur, dirobohkan. Alasannya, masyarakat tidak berhak merobohkan sesuatu hanya karena tidak sependapat.

Yang penting, kata Jimly, patung itu tidak digunakan untuk upacara dan dibiarkan dalam keadaan terbungkus seperti sekarang.  "Kalau sampai harus dirobohkan, itu salah. itu harus dicegah. Tidak boleh. karena tidak ada hak warga masyarakat yang berbeda pendapat merobohkan hak orang sepanjang itu udah ada izin, sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku," kata Jimly Asshiddiqie kepada wartawan di Kantor Pusat Kegiatan ICMI, Jakarta, Rabu, 9 Agustus 2017 seperti dikutip dari tempo.co.

Namun berbeda halnya dengan pengamat politik ekonomi Indonesia Ichsanuddin Noorsy, menurutnya Patung tersebut harus dirobohkan.

Menurutnya tidak seharusnya patung tersebut didirikan di Negara lain, seharusnya kalau mau ya didirikan di negaranya sendiri, tukasnya.

Berikut video Ichsanuddin Noorsy saat ditanya seperti dilansir dari laman twitter:

[www.beritaislamterbaru.org]
Banner iklan disini

Resep