Sempat Hebohkan Netizen, Ternyata Ini Sosok Bayangan Hitam Saat Zikir Kebangsaan


Beritaislamterbaru.org -  Salah satu foto kegiatan Zikir Kebangsaan di pelataran Istana Merdeka memicu kehebohan netizen. Sesosok bayangan terlihat ‘sedang mengendap-endap’ di antara pilar-pilar teras Istana Merdeka yang menjadi latar belakang foto.

Siapakah sosok itu? Hendak berbuat apa dia mengendap-ngendap di situ? Bagaimana mungkin bisa lolos dari pengawasan Paspampres?

“Itu Hulubalang namanya,” jawab Jubir Kepresidenan, Johan Budi, dalam Metro Hari Ini, Metro TV, Rabu (2/8/2017) sore.

Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dinyatakan bahwa kata hulubalang berarti prajurit pengawal atau pemimpin pasukan. Tetapi bukan hulubalang seperti itu yang sedang mengendap-endap seperti terlihat dalam foto yang menghebohkan netizen dan dimaksud oleh Johan Budi.

Kepala Biro Pers Istana Kepresidenan Bey Triadi Machmudin yang dihubungi secara terpisah menjelaskan bahwa hulubalang yang maksud bukan jabatan tertentu. Bukan pula nama seseorang.

“Itu patung dan judulnya Hulubalang,” ujar Bey kepada Metrotvnews.com

Hulubalang adalah sebuah patung karya pematung asal Rumania, Ferri Lorenzo. Patung perunggu setinggi 135 centimeter itu merupakan salah satu koleksi Istana Kepresidenan RI sejak era pemerintahan Soeharto.


Di dalam foto ini Hulubalang ikut ‘menyambut’ kedatangan para gubernur terpilih hasil pilkada serentak 2017 yang akan menjalani upacara pelantikannya oleh Presiden Joko Widodo pada 12 Mei 2017. (Biro Pers, Setpres/Krishadiyanto)

Sejak belasan tahun silam posisi Hulubalang nyaris tidak berubah, di sisi kanan teras depan Istana Merdeka. Dia seperti ‘mengawal’ sekaligus ‘menyambut’ tamu yang masuk ke ruang kredensial Istana Merdeka melalui pintu penghubung dengan ruang tunggu di teras kanan.

Memang di foto yang membuat heboh netizen, Hulubalang seperti sedang berada di tengah-tengah teras. Namun hal tersebut tidak lain karena posisi fotografer yang memotretnya ada di sisi ujung kiri halaman di seberangnya agar mendapatkan perspektif gambar lebih baik.

Di dalam foto Hulubalang terlihat besar dan berjarak tidak jauh di belakang panggung yang ditempati Presiden Joko Widodo, Wapres Jusuf Kalla, Menag Lukman Hakim Saifuddin berserta pada ulama. Padahal sebenarnya tidak demikian. Efek besar dan jarak yang mampat tersebut adalah distorsi yang dihasil dari penggunaan lensa tele panjang oleh fotografer.

[Rep/www.beritaislamterbaru.org]
Banner iklan disini

Resep