Bandung Pusat Senjata, Seruan Untuk Panglima TNI: Kirim Pasukan Terbaik Anda Ke Rohingya!


Bandung Pusat Senjata, Seruan Untuk Panglima TNI: Kirim Tentara Terbaik Anda Ke Rohingya!

Beritaislamterbaru.org - Pembantaian muslim Rohingya di Rakhine, Myanmar, mengundang reaksi dan simpati dari warga Tanah Air. Hari ini, lebih dari 1.000 orang dari ormas Forum Ulama dan tokoh Jawa Barat serta Pemuda Persis beurnjuk rasa di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Jawa Barat, megecam tindakan junta militer terhadap warga Rohingya.

Dalam aksi solidaritas, Senin (4/9/2017), mereka mengusung sejumlah poster dan spanduk berisi kecaman kepada Myanmar. Di antaranya bertuliskan 'Usir Dubes Myanmar', 'Stop Moslem Rohingya Genocide, Now!' dan 'Kirim Tentara Selamatkan Muslim Rohingya!'.

Perwakilan massa juga giliran berorasi di atas mobil komando bak terbuka. Para orator mengecam tindakan rezim junta militer Myanmar, meminta Dubes Myanmar diusir dari Indonesia dan berbagai negara lain, hingga mendesak Indonesia dan negara lain mengirim tentaranya ke Myanmar untuk menyelamatkan warga Rohingya.

Tepat di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Ustadz Abdus Syukur, salah seorang orator dari Forum Ulama dan Tokoh  Jawa Barat menyeru kepada Jenderal Tito Karnavian agar mengirim pasukan densus 88 ke Rohingya.

"Mohon maaf bapak-bapak polisi yang ada di depan sana, "seharusnya jenderal Anda bapak tito Karnavian yang terhormat bisa mengirim pasukan densus 88 ke Rohingya" ucapnya.

"Jangan hanya mengurusi Bom panci saja, Kirim pasukan Densus 88 ke Rohingya"pekinya di depan gedung DPRD Jawa Barat Senin 4/9/2017 yang kemudian di sambut dengan takbir.

 "Untuk Yang terhormat Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, seharusnya dengan jabatan Anda, Anda bisa mengirim pasukan-pasukan Anda ke Rohingya".

"Bandung adalah pusatnya senjata, Pabrik senjata Pindad ada di Bandung, seharusnya Bapak Jenderal Gatot Nurmantyo yang terhormat bisa mengirim pasukannya ke Rohingya, Kirimlah pasukan-pasukan terbaik Indonesia ke Rohingya wahai Bapak Gatot", teriakan kembali Ustadz Abdus Syukur yang kemudian diiringi pekikan takbir.

[Sy/www.beritaislamterbaru.org]
Banner iklan disini

Resep