Hati Bergetar Mendengar Adzan setelah 500 Tahun Tak Berkumandang di Istana Al Hambra Spanyol

Hati Bergetar Mendengar Adzan setelah 500 Tahun Tak Berkumandang di Istana Al Hambra Spanyol

Beritaislamterbaru.org - Alhambra dalam Bahasa Arab berarti istana merah. Mungkin dinamakan seperti itu karena rona merah dan dinding yang mengelilingi bukit La Sabicalah yang membuatnya tampak merona.

Istana ini dibuat awalnya untuk tujuan militer. Alhambra atau Alcazaba atau yang berarti benteng ialah sebuah istana dan kota kecil yang menyatu dalam satu lokasi. Sehingga ada banyak ciri khas yang terdapat di Alhambra pada monumennya.

Bangunan yang jadi tempat tinggal para raja sampai abad ke 13 ini, sudah dibangun sejak abad ke 9. Adapun raja-raja pertama yang pertama menghuni Granada ialah Zirites. Ia memiliki sebuah istana yang dibangun di atas bukit Albaicin. Melansir laman resmi Andalucia, Selasa (12/9/2017), orang-orang Nasrani membangun Alhambra mulai 1238.

Istana Alhambra kemudian direnovasi oleh penguasa Muslim Granada pada akhir pemerintahan Muslim Spanyol oleh Yusuf I pada 1330an. Beberapa kali Alhambra juga diperbaiki bangunannya, pertama dilakukan oleh Muhammad Al-Ahmar yang akhirnya diselesaikan oleh anaknya Muhammad II, lalu penggantinya pun melakukan perbaikan. Putra dari Muhammad V, melengkapi keindahan istana dengan Cuarto de los Leones, serta kamar dan benteng lainnya.

Pada 1492, Granada jatuh ke kekuasaan Kristen. Istana tersebut merupakan benteng terakhir Andalusia sebelum jatuh ke tentara Katolik Raja Spanyol, Ferdinand dan Ratu Isabella.

Sejarah juga mencatat, Alhambra kemudian menjadi pengadilan Kristen. Pengalih fungsian tersebut terjadi sesudah Raja Ferdinand dan Isabel menaklukan Kota Granada. Kemudian, raja membangun berbagai struktur untuk warga sipilnya, termasuk membangun gereja dan biara.

Waktu berlalu, hingga terjadi hal yang mengejutkan di Al-Hambra. Setelah hampir 5 abad alias 500 tahun, Istana Alhambra yang berada di Spanyol belum pernah lagi terdengar adzan, akhirnya pada 7 September 2017 lalu, istana kembali digemakan adzan.

Adzan kembali terdengar dan digemakan oleh Al Nass di istana dan hal tersebut telah dibagikan oleh kurang lebih satu juta kali sejak diunggah dalam akun facebook pribadi miliknya. Al Nass dengan merdu menggemakan adzan.

Dengan meletakkan telapak tangannya di wajah bagian kanan, Al Nass tidak ragu menyelesaikan adzannya. Hal yang dilakukan oleh Al Nass membuat turis-turis di sekitarnya memperhatikan, semua mata tertuju pada pria yang mengenakan kemeja putih tersebut. Momen yang sangat langka itu pun menarik beberapa turis untuk mengabadikannya.

Video:

[www.beritaislamterbaru.org]
Banner iklan disini

Resep