Kok Bisa? Polri Lupa Kapan BIN Ajukan Pemesanan 517 Senjata

Kok Bisa? Polri Lupa Kapan BIN Ajukan Pemesanan 517 Senjata

Beritaislamterbaru.org - Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto memastikan jika pengadaan 517 pucuk senjata yang dipesan Badan Intelejen Negara (BIN) sudah sesuai prosedur. Hanya saja, dia lupa kapan BIN membuat surat pengajuan pengadaan senjata itu.
"Sudah melalui (izin) Polri tetapi saya lupa persis waktunya, yang pasti tahun ini," kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (25/9).

Setyo menerangkan senjata tersebut dipesan oleh BIN guna keperluan pendidikan dan pelatihan. Sebab untuk menjadi anggota BIN, selain harus menguasai bela diri juga harus pandai menggunakan senjata. "Untuk pelatihan, BIN itu semuanya harus menguasai semua, beladiri juga senjata juga, setahu saya begitu," kata dia.

Baca Juga: Bermaksud Sindir Panglima TNI, Dua Ahoker Ini Akhirnya Kena Batunya

Setyo juga menambahkan senjata yang dipesan oleh BIN bukanlah jenis senjata militer. Dengan demikian, pengadaannya tidak perlu membutuhkan izin dari TNI.

BIN, dia mengatakan, sama seperti lembaga lainnya BNN, Bea Cukai, BNPT, dan Satpol PP. Ketika melakukan pengadaan senjata harus dengan izin kepolisian. "Mereka mengajukan ke Polri untuk pengadaan, nanti setelah mendapat rekomendasi itu diajukan mau beli (senjata) ke luar negeri atau mau beli ke pindad," kata dia menjelaskan.

Baca Juga: Menolak Lupa! Politikus PDIP Sebut Khilafah Patut Diwaspadai daripada PKI

Jika lembaga tersebut berencana membeli di luar negeri maka akan disertakan surat izin impor. Namun kalau di dalam negeri, dapat membelinya pada Pindad.

Selanjutnya saat senjata telah rampung dibuat, Pindad juga tidak bisa langsung menyerahkan kepada institusi yang memesan. Semua senjata tersebut harus diserahkan kepada kepolisian terlebih dahulu untuk dilakukan proses identifikasi.

Baca Juga: Wawancara Lengkap Panglima TNI Gatot Nurmantyo Terkait Film G30S/PKI: Beberapa Jendral Dihabisi

"Harus diidentivikasi dulu, kan kami ada peralatan forensik uji coba juga. Setelah identifikasi semua selesai dokumentasi kartu pemegang, kartu senjatanya baru diserahkan ke yang bersangkutan," paparnya.

Baca Juga: Geger Metro Tv Tulis Berita "Gatot Nurmantyo Pimpinan Terburuk TNI" Netizen Sebut Metro Tv Media Terburuk Sepanjang Sejarah!

[Rol/www.beritaislamterbaru.org]
Banner iklan disini

Resep