Presiden Diminta Hentikan Upaya Polri, BIN, dan BNN Mempersenjatai Diri, Jika Tidak?



Beritaislamterbaru.org - Presiden Jokowi harus segera mengembalikan semua kekuatan bersenjata ke tugas, pokok, dan fungsi awal kelembagaan tersebut, sebelum para aparat negara ini saling baku tembak.

Begitu kata pemerhati politik nasional yang juga Direktur Strategi Indonesia, Teuku Gandawan sebagaimana keterangan tertulis dilansir pojoksatu(jawapos group), Senin (25/9).

Baca Juga: Licik! PKI Nyamar, Undang GP Ansor Pengajian Lalu Meracunnya Dengan Makanan Yang Disediakan

“Dukung penuh Panglima TNI Gatot Nurmantyo menata sistem persenjataan militer dan non-militer. Aparat non-militer jangan kebablasan ingin memiliki persenjataan canggih ala Hollywood,” jelasnya.

Selain itu, ia mengimbau kepada MPR dan DPR untuk segera menggelar sidang paripurna menyatakan sikap bahwa negara ini harus dijalankan dan dikelola dengan tata negara yang benar dan penuh etika. Dalam artian, semua prosedur sistem persenjataan nasional harus mengikuti UU yang berlaku.

Baca Juga: Nah, Soal Rilis Menteri Wiranto, Begini Jawaban Cerdas Panglima TNI

“Hentikan semua upaya tak masuk akal dari Polri, BIN dan BNN yang ingin mempersenjatai diri melampaui kepatutan. Tidak ada perang gangster di Indonesia dan jangan merekayasa perang gangster pada masa yang akan datang,” tegasnya.

Gandawan juga meminta kepada semua aparat bersenjata Republik Indonesia untuk setia kepada Pancasila dan UUD 1945, setia kepada negara.

Baca Juga:  Pengamat : Simpatisan PKI Bergerak, Pemutaran Film G30S/PKI Terancam Batal

“Tidak boleh ada kesetiaan kepada siapapun yang berpotensi melanggar ideologi dan konstitusi,” pungkasnya.

Baca Juga: Video Ustadz Abdul Somad Bongkar Kebohongan Nusron Wahid di ILC Viral di Socmed

[www.beritaislamterbaru.org]
Banner iklan disini

Resep